Bau, A (2026) Evaluasi Kemampuan Pejantan Kambing Boer Full Blood dan Keturunannya dari Hasil Kawin dengan Induk Croos Boer di Cv Burja. Sarjana thesis, Universitas Tribhuwana Tunggadewi.
COVER.pdf - Published Version
Download (999kB)
ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (61kB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (175kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (870kB)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (615kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
BAB V.pdf - Published Version
Download (110kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (120kB)
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (517kB)
TURNITIN.pdf - Published Version
Download (662kB)
Abstract
Kambing merupakan salah satu ternak ruminansia kecil yang memiliki potensi besar dalam penyediaan daging berkualitas tinggi di Indonesia. Kambing Boer Full Blood dikenal sebagai kambing pedaging unggul yang memiliki pertumbuhan cepat, kualitas daging yang baik, serta kemampuan adaptasi dan reproduksi yang tinggi. Persilangan antara kambing Boer Full Blood dengan kambing Cross Boer (hasil silangan kambing Boer dan lokal) merupakan strategi pemuliaan yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas keturunan. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi performa reproduksi pejantan Boer Full Blood dan kualitas keturunannya, serta implikasinya terhadap efisiensi pemuliaan di CV Burja, Malang.
Penelitian ini menggunakan metode studi kasus yang melibatkan tiga ekor pejantan Boer Full Blood, indukan betina Cross Boer, dan keturunannya (cempe F1). Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan dokumentasi di lapangan, kemudian dianalisis secara deskriptif. Parameter yang diamati mencakup ukuran tubuh (panjang badan, tinggi pundak, lingkar dada), ukuran organ reproduksi pejantan (panjang dan lingkar skrotum), serta performa keturunan seperti bobot lahir dan bobot sapih. Hasil menunjukkan bahwa pejantan dengan ukuran tubuh dan organ reproduksi yang lebih besar (khususnya pejantan kode 19-219) menghasilkan keturunan yang lebih unggul dalam pertumbuhan dan bobot tubuh.
Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kualitas genetik pejantan berperan penting dalam menentukan mutu keturunan. Evaluasi performa ini dapat dijadikan dasar dalam seleksi pejantan untuk mendukung program pemuliaan ternak kambing yang lebih efisien dan berkelanjutan. Pemilihan pejantan yang tepat akan meningkatkan produktivitas peternakan dan mendukung kesejahteraan peternak melalui hasil panen ternak yang lebih berkualitas.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > SF Animal Culture > Pemuliaan dan Reproduksi > Genetika Ternak |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Program Studi Peternakan |
| Depositing User: | Christina Adventia Otta |
| Date Deposited: | 26 Jun 2026 06:06 |
| Last Modified: | 26 Jun 2026 06:06 |
| URI: | https://eprints.unitri.ac.id/id/eprint/157 |
