Search for collections on UNITRI REPOSITORY

Kelayakan Usaha Bakso Porang di Kelompok Tani Hutan Panderman Oro-Oro Ombo Kota Batu

Junior, A (2026) Kelayakan Usaha Bakso Porang di Kelompok Tani Hutan Panderman Oro-Oro Ombo Kota Batu. Sarjana thesis, Universitas Tribhuwana Tunggadewi.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
COVER.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of Abstrak] Text (Abstrak)
ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (55kB)
[thumbnail of Bab I] Text (Bab I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (146kB)
[thumbnail of Bab II] Text (Bab II)
BAB II.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of Bab III] Text (Bab III)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of Bab IV] Text (Bab IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of Bab V] Text (Bab V)
BAB V.pdf - Published Version

Download (55kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (196kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (315kB)
[thumbnail of Turnitin] Text (Turnitin)
TURNITIN.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha bakso porang di Kelompok Tani Hutan Panderman Oro-Oro Ombo Kota Batu serta mengidentifikasi temuan dan dampak dari pelaksanaan usaha tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis biaya dan penerimaan usaha. Data yang dianalisis meliputi biaya tetap, biaya variabel, total biaya, penerimaan, pendapatan, serta nilai Revenue Cost Ratio (R/C Ratio) sebagai indikator kelayakan usaha.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya tetap usaha bakso porang dalam satu bulan sebesar Rp3.735.022 dan biaya variabel sebesar Rp2.606.500, sehingga total biaya yang dikeluarkan mencapai Rp6.341.522 per bulan. Harga jual produk ditetapkan sebesar Rp15.000 per porsi dengan jumlah produksi sebanyak 650 porsi per bulan, sehingga total penerimaan yang diperoleh sebesar Rp9.750.000 per bulan. Berdasarkan perhitungan tersebut, pendapatan bersih usaha bakso porang dalam satu bulan sebesar Rp3.408.478. Analisis kelayakan usaha menghasilkan nilai R/C Ratio sebesar 1,54, yang menunjukkan bahwa usaha bakso porang layak untuk dijalankan dan dikembangkan.
Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan porang sebagai bahan baku bakso mampu meningkatkan nilai tambah komoditas lokal serta menekan biaya produksi dibandingkan bahan baku konvensional. Selain itu, usaha bakso porang memiliki potensi pasar yang baik seiring meningkatnya minat konsumen terhadap produk pangan alternatif yang sehat dan berbasis lokal. Dampak dari kelayakan usaha ini antara lain berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan kelompok tani hutan (KTH), penciptaan lapangan kerja lokal, serta mendorong pengembangan usaha mikro berbasis agroforestri di wilayah Oro-Oro Ombo Kota Batu. Dengan demikian, usaha bakso porang tidak hanya layak secara finansial, tetapi juga memberikan dampak ekonomi dan sosial yang positif bagi masyarakat setempat.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: S Agriculture > Agribisnis > Kewirausahaan Agribisnis
Divisions: Fakultas Pertanian > Program Studi Agribisnis
Depositing User: Christina Adventia Otta
Date Deposited: 26 Jun 2026 07:13
Last Modified: 26 Jun 2026 07:13
URI: https://eprints.unitri.ac.id/id/eprint/158

Actions (login required)

View Item
View Item