Search for collections on UNITRI REPOSITORY

Penggunaan Dosis Biochar Kitosan (Biosan) terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi (Brassica Rapa L) dan Kangkung (Ipomea Reptans Poir)

Ubek, WR (2024) Penggunaan Dosis Biochar Kitosan (Biosan) terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi (Brassica Rapa L) dan Kangkung (Ipomea Reptans Poir). Sarjana thesis, Universitas Tribhuwana Tunggadewi.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
COVER.pdf - Published Version

Download (933kB)
[thumbnail of Abstrak] Text (Abstrak)
ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (57kB)
[thumbnail of Bab I] Text (Bab I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (149kB)
[thumbnail of Bab II] Text (Bab II)
BAB II.pdf - Published Version

Download (282kB)
[thumbnail of Bab III] Text (Bab III)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (381kB)
[thumbnail of Bab IV] Text (Bab IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (251kB)
[thumbnail of Bab V] Text (Bab V)
BAB V.pdf - Published Version

Download (193kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (206kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of Turnitin] Text (Turnitin)
TURNITIN.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Lahan pertanian di Indonesia mengalami degradasi dan kerusakan tanah yang mengakibatkan menurunnya produktivitas tanaman sayur khususnya pada lahan sawah yang intensifikasi. Salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas tanaman sayur adalah dengan meningkatkan ketersediaan unsur hara dalam tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis biosan yang terbaik untuk pertumbuhan sawi dan kangkung. Metode penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap faktorial dengan dua faktor yaitu B0 (kontrol), B1 (5 ton/ha), B2 (10 ton/ha), B3 (15 ton/ha), B4 (20 ton/ha) dan tanaman sayur W1 (tanaman sawi) dan W2 (tanaman kangkung) yang diulang sebanyak 3 ulangan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, berat segar dan berit kering. Metode analisis yang digunakan adalah analisis sidik ragam (ANOVA) pada taraf 5% untuk mengetahui pengaruh perlakuan. jika ada perbedaan nyata maka akan dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil (BNT) pada taraf 5%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis terbaik terdapat pada B4 dengan perlakuan B4W1 pada tanaman sawi yang menghasilkan hasil terbaik pada parameter tinggi tanaman 7,63 (cm), jumlah daun dengan nilai rata-rata 10,33 (helai), luas daun dengan nilai rata-rata 78,88 (cm2), berat segar dengan nilai rata-rata 46,45 g dan berat kering dengan nilai rata-rata 29,11 g. Dosis terbaik terdapat pada B4 dengan perlakuan B4W2 pada tanaman kangkung yang menghasilkan rata-rata terbaik pada parameter tinggi tanaman dengan nilai rata-rata 38,44 (cm), jumlah daun dengan nilai rata-rata 13,11 (helai), luas daun dengan nilai rata-rata 61,46 (cm2), berat basah dengan nilai rata-rata 66,62 (g) dan berat kering dengan nilai rata-rata 15,62 (g).

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: S Agriculture > Agroteknologi > Agronomi Budidaya Tanaman
Divisions: Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi
Depositing User: Christina Adventia Otta
Date Deposited: 03 Sep 2026 08:39
Last Modified: 03 Sep 2026 08:39
URI: https://eprints.unitri.ac.id/id/eprint/334

Actions (login required)

View Item
View Item