Search for collections on UNITRI REPOSITORY

Aplikasi Dolomit dan Pupuk Organik Cair Rebung Bambu terhadap Produksi Tanaman Kubis Bunga (Brassica Oleracea Var. Botrytis L.) pada Inceptisol

Mamik, HP (2023) Aplikasi Dolomit dan Pupuk Organik Cair Rebung Bambu terhadap Produksi Tanaman Kubis Bunga (Brassica Oleracea Var. Botrytis L.) pada Inceptisol. Sarjana thesis, Universitas Tribhuwana Tunggadewi.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
COVER.pdf - Published Version

Download (974kB)
[thumbnail of Abstrak] Text (Abstrak)
ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (277kB)
[thumbnail of Bab I] Text (Bab I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (286kB)
[thumbnail of Bab II] Text (Bab II)
BAB II.pdf - Published Version

Download (302kB)
[thumbnail of Bab III] Text (Bab III)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (394kB)
[thumbnail of Bab IV] Text (Bab IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (356kB)
[thumbnail of Bab V] Text (Bab V)
BAB V.pdf - Published Version

Download (194kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (304kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of Turnitin] Text (Turnitin)
TUNRITIN.pdf - Published Version

Download (782kB)

Abstract

Kubis Bunga (Brassica oleracea var. botrytis L.) merupakan jenis tanaman sayur – sayuran yang tergolong ke dalam famili Brassicaceae. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi nasional kubis bunga pada tahun 2021 sebesar 1,43 juta ton. Peningkatan produksi kubis bunga masih mengalami masalah dalam pemupukan yang mana kebutuhan terhadap pupuk anorganik yang semakin meningkat. Inceptisol termasuk kedalam jenis tanah muda yang belum mengalami perkembangan horizon pada profilnya dengan total penyebaran di Indonesia, yaitu sebesar 70,52 juta hektar (ha) atau 37,5% dari wilayah daratan Indonesia. Inceptisol memiliki kandungan P-potensial rendah hingga tinggi, dengan pH tanah masam sampai agak masam (pH 4,6 - 5,5) serta kandungan C-organik rendah sampai sedang. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan P dan pH tanah pada Inceptisol adalah dengan melakukan pengapuran dan pemberian pupuk organik ( cair atau padat). Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui pengaruh aplikasi dolomit dan pupuk organik cair rebung bambu terhadap sifat kimia tanah serta pertumbuhan dan hasil tanaman kubis bunga (Brasica oleracea) pada Inceptisol.
Penelitian ini dilakukan di Desa Tegal Gondo, Kecamatan Krangploso, Kabupaten Malang. Penelitian ini dimulai dari bulan Agustus – November 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor, faktor pertama yaitu dosis dolomit (K) dan faktor kedua yaitu dosis POC rebung bambu (P). Terdiri dari 9 perlakuan yakni: K1P1 (2t/ha dan 50 ml/tanaman), K1P2(2 t/ha dan 100 ml/tanaman), K1P3 (2 t/ha dan 150 ml/tanaman), K2P1 (4 t/ha dan 50 ml/tanaman), K2P2, (4 t/ha dan 100 ml/tanaman), K2P3 (4 t/ha dan 150 ml/tanaman), K3P1 (6 t/ha dan 50 ml/tanaman), K3P2 (6 t/ha dan 100 ml/tanaman), K3P3 (6 t/ha dan 150 ml/tanaman), setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Dolomit diinkubasi bersama tanah berdasarkan perlakuan masing-masing selama 2 minggu, POC rebung bambu diaplikasikan ke tanaman pada saat tanaman berumur 7 hst, 21 hst, dan 35 hst. Variabel pengamatan meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, hari muncul bunga, diameter bunga, berat segar bunga, produksi tanaman, bobot segar brangkasan, bobot kering brangkasan, panjang akar, analisis P total dan pH tanah sebelum tanam dan sesudah panen. Analisis data menggunakan ANOVA (Analysis of Varians), apabila terdapat perbedaan yang nyata antara perlakuan, maka dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil (BNT)pada taraf 5%.
Hasil penelitian menunjukan terdapat interaksi antara pemberian 4 t/ha dolomit dan 100 ml/tanaman POC rebung bambu terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, hari muncul bunga dan diameter bunga pada tanaman kubis bunga. Berdasarkan analisis statistik, pada parameter pengamatan berat segar bunga dan produksi tanaman menunjukan hasil yang positif, namun berat bunga dan produksi tanaman masih dibawah rekomendasi varietas yang digunakan sebagai acuan dalam melakukan penelitian ini. Pemberian dolomit dengan dosis 4 t/ha atau setara dengan 1200 g/plot mampu menaikan pH dan P total tanah pada Inceptisol.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: S Agriculture > Agroteknologi > Agronomi Budidaya Tanaman
Divisions: Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi
Depositing User: Christina Adventia Otta
Date Deposited: 04 Sep 2026 03:54
Last Modified: 04 Sep 2026 03:54
URI: https://eprints.unitri.ac.id/id/eprint/337

Actions (login required)

View Item
View Item