Kasuma, BP (2024) Residu Fermentasi Kotoran Kambing dan Biochar pada Tanaman Tomat Siklus Kedua di Lahan Sawah. Sarjana thesis, Universitas Tribhuwana Tunggadewi.
COVER.pdf - Published Version
Download (722kB)
ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (198kB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (266kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (215kB)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (281kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (322kB)
BAB V.pdf - Published Version
Download (193kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (284kB)
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (871kB)
TURNITIN.pdf - Published Version
Download (444kB)
Abstract
Lahan sawah pada umumnya digunakan secara intensif dan berkala untuk budidaya tanaman padi. Frekuensi penanaman padi dua sampai tiga kali dalam setahun dengan pemupukan intensif dapat merusak kondisi struktur tanah, penurunan populasi mikroorganisme tanah, mengakibatkan kahat suatu unsur hara dan toksik unsur hara yang berlebih pada tanah. Untuk mengatasi permasalahan penurunan kesuburan tanah pada lahan sawah yang ditanami padi secara intensif, maka penambahan bahan organik dan penerapan rotasi tanaman merupakan alternatif solusi yang baik dan berkelanjutan. Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan atau siklus penanaman ke-2. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh residu fermentasi kotoran kambing dan biochar dari penanaman siklus ke-1 terhadap kesuburan tanah dan kemampuannya untuk mendukung pertumbuhan serta produksi tanaman tomat siklus penanaman berikutnya (ke-2) di tanah sawah bekas padi
Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Bawang Kelurahan Tunggal Wulung Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang pada bulan Juli sampai September 2023. Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan mengunakan Rancangan Acak Kelompok Non Faktorial (RAK) dan terdiri dari 7 perlakuan yang berasal dari residu fermentasi kotoran kambing dan biochar hasil penelitian siklus pertama. Parameter pengamatan dalam penelitian ini meliputi : analisa residu tanah dari masing-masing perlakuan (setelah 7 bulan aplikasi), tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah buah dan bobot buah/tanaman tomat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa residu fermentasi kotoran kambing dan biochar setelah 7 bulan aplikasi dapat memperbaiki pH dan unsur hara tanah seperti kandungan N, P dan K. Pengaplikasi 7 bulan fermentasi kotoran kambing dan biochar tidak berpengaruh nyata dalam peningkatan tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah buah dan bobot segar buah tomat.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > Agroteknologi > Agronomi Budidaya Tanaman |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Depositing User: | Christina Adventia Otta |
| Date Deposited: | 07 Sep 2026 02:24 |
| Last Modified: | 07 Sep 2026 02:24 |
| URI: | https://eprints.unitri.ac.id/id/eprint/339 |
