Arma, V (2026) Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Kedelai Dengan Metode EOQ Pada UMKM Tempe di Kota Malang (Studi Kasus-Jalan Sanan 35 Rt 02 Rw 15 Kelurahan Purwantoro Kecamatan Belimbing). Sarjana thesis, Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang.
Cover.pdf - Published Version
Download (489kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (195kB)
Bab I.pdf - Published Version
Download (42kB)
Bab II.pdf - Published Version
Download (226kB)
Bab III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (380kB)
Bab IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (407kB)
Bab V.pdf - Published Version
Download (35kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (180kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (447kB)
Jurnal.pdf - Published Version
Download (848kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas persediaan bahan baku kedelai, menerapkan metode Economic Order Quantity (EOQ), serta menentukan Reorder Point (ROP) dan Safety Stock (SS) pada Paguyuban Sentra Industri Keripik Tempe Sanan di Kota Malang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada permasalahan yang dihadapi paguyuban, yaitu masih digunakannya metode tradisional dalam pengelolaan persediaan yang mengakibatkan sering terjadinya kehabisan stok (stock out) dan tidak terpenuhinya permintaan pelanggan.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data penelitian diperoleh melalui wawancara terstruktur, observasi langsung, dan dokumentasi catatan operasional paguyuban selama periode tahun 2024. Teknik analisis data dilakukan dengan menghitung kuantitas pemesanan optimal menggunakan rumus EOQ, serta menentukan titik pemesanan kembali (Reorder Point) dan persediaan pengaman (Safety Stock).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kapasitas persediaan bahan baku kedelai pada paguyuban masih belum optimal, ditunjukkan dengan adanya selisih kekurangan stok sebesar 778,47 kg dari total kebutuhan 40.495,95 kg per tahun. (2) Penerapan metode EOQ menghasilkan kuantitas pemesanan optimal sebesar 13.116 kg per sekali pesan dengan frekuensi pemesanan 3 kali dalam setahun. (3) Titik pemesanan kembali (Reorder Point) ditetapkan sebesar 337,5 kg dan persediaan pengaman (Safety Stock) sebesar 67,5 kg untuk mengantisipasi fluktuasi permintaan dan keterlambatan pasokan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode EOQ dapat diterapkan sebagai alternatif pengendalian persediaan bahan baku kedelai yang lebih terencana pada Paguyuban Sentra Industri Keripik Tempe Sanan. Penelitian ini merekomendasikan agar paguyuban mulai mengadopsi metode EOQ, ROP, dan Safety Stock dalam pengelolaan persediaan bahan bakunya guna menghindari risiko kehabisan stok dan meningkatkan kelancaran produksi.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > Managemen > HD28 Management. Industrial Management > UMKM |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi > Program Studi Manajemen |
| Depositing User: | Ryka |
| Date Deposited: | 15 Sep 2026 03:31 |
| Last Modified: | 15 Sep 2026 03:31 |
| URI: | https://eprints.unitri.ac.id/id/eprint/406 |
