Search for collections on UNITRI REPOSITORY

Studi Kasus Penerapan Terapi Suction Pada Pasien Tuberkulosis Dengan Diagnosa Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif Di Ruang ICU RSUD Bangil

Tada, MM (2026) Studi Kasus Penerapan Terapi Suction Pada Pasien Tuberkulosis Dengan Diagnosa Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif Di Ruang ICU RSUD Bangil. Sarjana thesis, Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
Cover.pdf - Published Version

Download (937kB)
[thumbnail of Abstrak] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf - Published Version

Download (231kB)
[thumbnail of Bab I] Text (Bab I)
Bab I.pdf - Published Version

Download (352kB)
[thumbnail of Bab II] Text (Bab II)
Bab II.pdf - Published Version

Download (403kB)
[thumbnail of Bab III] Text (Bab III)
Bab III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (260kB)
[thumbnail of Bab IV] Text (Bab IV)
Bab IV.pdf - Published Version

Download (494kB)
[thumbnail of Bab V] Text (Bab V)
Bab V.pdf - Published Version

Download (234kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (399kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
Lampiran.pdf - Published Version

Download (887kB)
[thumbnail of Turnitin] Text (Turnitin)
Turnitin.pdf - Published Version

Download (636kB)

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh mycobacterium tuberculosis dan masih menjadi masalah kesehatan utama karena dapat menimbulkan gangguan sistem pernapasan, termasuk bersihan jalan napas tidak efektif yang memerlukan penanganan tepat, salah satunya melalui terapi suction. Sehingga perlu peran perawat dalam memberikan asuhan keperawatan
pasien tuberkulosis dengan diagnosa keperawatan bersihan jalan nafas tidak efektif. Tujuan karya ilmiah ini adalah untuk mengeksplor studi kasus penerapan terapi suction pada pasien tuberkulosis dengan diagnosa bersihan jalan napas tidak efektif di Ruang ICU RSUD Bangil. Desain yang digunakan adalah studi kasus. Jumlah responden yang digunakan sebanyak 3 pasien tuberkulosis dengan bersihan jalan nafas tidak efektif di Ruang ICU RSUD Bangil. Masalah keperawatan yang diangkat adalah bersihan jalan nafas tidak efektif. Tindakan yang diberikan adalah manajemen
jalan napas pada kasus tuberkulosis yakni observasi: monitor pola napas, monitor bunyi napas tambahan, monitor sputum (jumlah, warna, aroma). Terapeutik:
pertahankan kepatenan jalan napas, posisikan semi fowler atau fowler, lakukan fisioterapi dada, lakukan penghisapan lendir kurang dari 15 detik, berikan oksigen. Edukasi: anjurkan asupan cairan 2000ml/hari. Kolaborasi: kolaborasi pemberian bronkodilator, ekspektoran, mukolitik. Setelah dilakukan tindakan keperawatan masalah bersihan jalan nafas tidak efektif berkurang atau teratasi sebagian. Intervensi manajemen jalan napas dilanjutkan

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: R Medicine > RT Nursing > Paradigma Keperawatan (Manusia, Lingkungan, Kesehatan, Keperawatan)
Divisions: Fakultas Kesehatan > Program Studi Pendidikan Profesi Ners
Depositing User: Ryka
Date Deposited: 17 Sep 2026 03:09
Last Modified: 17 Sep 2026 03:09
URI: https://eprints.unitri.ac.id/id/eprint/423

Actions (login required)

View Item
View Item