Manggil, AM (2026) Analisis Rasio Profitabilitas Perusahaan pada Sektor Manufaktur di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2020-2024. Sarjana thesis, Universitas Tribhuwana Tunggadewi.
COVER.pdf - Published Version
Download (859kB) | Preview
ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (466kB) | Preview
BAB I.pdf - Published Version
Download (384kB) | Preview
BAB II.pdf - Published Version
Download (502kB) | Preview
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (673kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (857kB)
BAB V.pdf - Published Version
Download (365kB) | Preview
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (465kB) | Preview
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
TURNITIN.pdf - Published Version
Download (332kB) | Preview
Abstract
Sektor manufaktur di Bursa Efek Indonesia (BEI) memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional, dengan menyumbang sekitar 18,98% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada tahun 2024. Namun demikian, sektor ini mengalami kontraksi pada periode pandemi COVID-19 tahun 2020–2021 dengan pertumbuhan negatif berkisar antara -2,72% hingga -2,93%. Kondisi tersebut berdampak pada penurunan kinerja keuangan perusahaan manufaktur, yang tercermin dari fluktuasi rasio profitabilitas seperti Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE), masing masing berada pada kisaran 8–9% dan 18–19% selama periode 2020–2024. Penurunan ini dipengaruhi oleh gangguan rantai pasok, peningkatan inflasi, serta kenaikan suku bunga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rasio profitabilitas yang meliputi Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), dan Net Profit Margin (NPM) pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024, guna mengungkap dinamika kinerja keuangan serta faktor-faktor yang memengaruhi proses pemulihan pasca-pandemi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio ROA dan ROE mengalami penurunan signifikan pada periode 2020–2021, kemudian mengalami pemulihan pada tahun 2022–2024 seiring dengan adanya stimulus pemerintah, pemulihan permintaan pasar, serta peningkatan aktivitas ekspor. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat profitabilitas perusahaan manufaktur sangat dipengaruhi oleh efisiensi operasional, kemampuan adaptasi strategi bisnis, serta kondisi eksternal ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan teknologi, efisiensi biaya, serta dukungan kebijakan fiskal yang berkelanjutan untuk meningkatkan daya tahan sektor manufaktur.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > Accounting > Bursa Efek Indonesia |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi > Program Studi Akuntansi |
| Depositing User: | Christina Adventia Otta |
| Date Deposited: | 28 Sep 2026 06:59 |
| Last Modified: | 28 Sep 2026 06:59 |
| URI: | https://eprints.unitri.ac.id/id/eprint/450 |
