Bhoki, MY (2025) Pengaruh Perbandingan Tepung Sagu dan Tepung Kacang Merah terhadap Kualitas Cendol yang Dihasilkan. Sarjana thesis, Universitas Tribhuwana Tunggadewi.
COVER.pdf - Published Version
Download (909kB)
ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (58kB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (118kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (400kB)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (211kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (844kB)
BAB V.pdf - Published Version
Download (51kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (114kB)
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (1MB)
TURNITIN.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Cendol adalah minuman khas Indonesia yang digemari di berbagai kalangan masyarakat karena memiliki cita rasa yang segar dan manis. Cendol disajikan dalam bentuk minuman dengan bahan tambahan santan dan gula merah cair, minuman cendol selain menyegarkan juga mengenyangkan. Bahan dasar dalam pembuatan cendol umumnya terbuat dari tepung beras dan tepung tapioka, sebagai bahan utama untuk menciptakan tekstur cendol yang khas. Seiring dengan perkembangan inovasi pangan, berbagai upaya dilakukan untuk memodifikasi bahan baku cendol agar variatif dan bernilai gizi tinggi. Diantara bahan yang dapat dikembangkan menjadi cendol yaitu kacang merah yang dibuat menjadi tepung kemudian dicampurkan dengan tepung sagu.
Mendapatkan perbandingan yang tepat antara tepung sagu dan tepung kacang merah dalam menghasilkan cendol yang dihasilkan, baik dari segi protein,testur dan organoleptik. Rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor Sehingga akan diperoleh 5 kombinasi perlakuan, masing-masing kombinasi perlakuan diulang sebanyak 4 kali sehingga diperloeh 20 sampel. Faktor pertama perbadingan antara tepung sagu dan tepung kacang merah terdiri dari 5 perlakuan yaitu P1 = 90% tepung sagu +10% tepung kacang merah, P 2 = tepung sagu 80 % + tepung kacang merah 20 %, P 3 = Tepung sagu 70% + tepung kacang merah 30 % , P 4 = tepung sagu 60 % + tepung kacang merah 40 %, P 5 = tepung sagu 50 % + tepung kacang merah 50 % . Parameter yang diamati pada penelitian ini yaitu kadar protein, testur, dan uji organopetik ( warna, rasa, aroma dan testur.).
Hasil penelitian bahwa cendol yang memiliki kualitas terbaik dihasilkan dari perlakuan P4 dengan perlakuan 60% tepung sagu dan 40% tepung kacang merah, dengan kadar proteinya 3,58%, testur 1,38N, uji organoptik diantanya kesukaan rasa 3,03 (suka), kesukaan testur 2,91 ( agak suka) kesukaan aroma 2,96 (agak suka) kesukaan warna 2,75 ( agak suka).
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > Tehnik Industri Pertanian > Quality Control S Agriculture > Tehnik Industri Pertanian > Teknologi Proses Hasil Pertanian |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Program Studi Teknologi Industri Pertanian |
| Depositing User: | Christina Adventia Otta |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 07:01 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 07:01 |
| URI: | https://eprints.unitri.ac.id/id/eprint/153 |
