Sadariah, S (2019) Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Usaha Tani Sawi di Dusun Maron Sebaluh Desa Pandesari Kecamatan Pujon Kabupaten Malang. Sarjana thesis, Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang.
Cover.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (371kB)
Bab I.pdf - Published Version
Download (239kB)
Bab II.pdf - Updated Version
Download (412kB)
Bab III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (392kB)
Bab IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (472kB)
Bab V.pdf - Published Version
Download (124kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (250kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (364kB)
Abstract
Pertanian di Indonesia hingga saat ini masih memegang peranan penting bagi perekonomian pangan nasional. Hal ini salah satu subsektor pertanian yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Usahatani Sawi juga merupakan salah satu subsektor pertanian di indonesia yang termasuk dalam golongan familly cruciferae yang banyak mengandung gizi yang sangat baik bagi kesehatan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah usahtani menguntungkan, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi sawi di Dusun Maron Sebaluh, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, dan Analisis dilakukan menggunakan metode regresi linier berganda dengan hasil secara serempak (Simultan): Umur petani, tingkat pendidikan, pengalaman bertani, biaya tenaga kerja, jumlah tanggungan, luas lahan, dan modal berpengaruh nyata terhadap hasil produksi. Secara Parsial (Individu), Luas lahan dan modal adalah faktor yang paling berpengaruh positif dan signifikan. Penggunaan pupuk TSP juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produksi. Faktor Dominan beberapa variabel yang paling menentukan tinggi rendahnya produksi sawi meliputi Luas lahan, Pupuk (Urea & NPK), dan Tenaga kerja.
Saran untuk Petani untuk meningkatkan pendapatan dan efisiensi, petani disarankan untuk ekspansi hahan atau menambah luas lahan guna mengoptimalkan produksi. Bisa secara efisien dan cermat dalam menggunakan pupuk kandang, ZA, pestisida, dan tenaga kerja agar tidak boros (efisiensi biaya). Dan strategi Penjualan adalah menjual sawi dalam bentuk ikatan daripada per kilogram, karena terbukti memberikan pendapatan yang lebih tinggi.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > SB Plant culture |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agribisnis |
| Depositing User: | Ryka |
| Date Deposited: | 23 Feb 2026 03:53 |
| Last Modified: | 23 Feb 2026 03:53 |
| URI: | https://eprints.unitri.ac.id/id/eprint/19 |
