Jacky, J (2020) Pelaksanaan Pengendalian Persediaan Bahan Baku untuk Kelancaran Proses Produksi pada CV. Blumen Inc di Kota Malang. Sarjana thesis, Universitas Tribhuwana Tunggadewi.
COVER.pdf - Published Version
Download (516kB)
ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (272kB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (319kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (475kB)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (332kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (481kB)
BAB V.pdf - Published Version
Download (205kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (337kB)
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (1MB)
TURNITIN.pdf - Published Version
Download (792kB)
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengendalian bahan baku, berdasarkan kebijakan perusahaan serta pengunaan metode EOQ sekaligus penentuan metode yang paling efektif dan efesien diantara keduanya.
Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus, dimana penelitian dilakukan secara intensif terinci dan mendalam terhadap suatu objek yang diteliti. Metode penelitian ini adalah metode wawancara dan dokumentasi. Analisis yang digunakan adalah metode EOQ.
Hasil perhitungan pada penelitian, apabila menggunakan metode EOQ dalam melakukan pengadaan persediaan bahan baku akan didapatkan penghematan biaya. Jika dalam penyelenggaraan persediaan bahan baku didasarkan pada metode EOQ terdapat penghematan biaya pada tahun 2020 sebesar Rp. 372.092,35. Dengan demikian ada perbedaan antara kebijakan dalam pengadaan persediaan bahan baku oleh perusahaan dibandingkan dengan metode EOQ.
Pembelian optimal menurut kebijakan yang telah ditetapkan oleh perusahaan sebesar 401,17 Kg dengan frekuensi pembelian sebanyak 12 kali, yang jika dibandingkan dengan pembelian optimal menggunakan metode EOQ sebesar 182,53 Kg dengan frekuensi pembelian sebanyak 26 kali. Dalam persediaan pengaman dan titik pemesanan kembali tidak diterapkan dalam kebijakan perusahaan maka dari itu dengan metode EOQ telah ditentukan persediaan pengaman yang harus dimiliki perusahaan sebesar 71,22 Kg dan harus melakukan pemesanan kembali pada saat bahan baku mencapai titik 72,5 Kg. Total biaya persediaan yang dihitung dengan metode EOQ lebih sedikit jika dibandingkan dengan yang dikeluarkan oleh perusahaan, maka ada penghematan bahan baku bila perusahaan menggunakan metode EOQ dalam pengadaan persediaan bahan baku. Penggunaan (safety stock) dan titik pemesanan kembali(reoder point) untuk menghindari resiko kehabisan bahan baku (stock out).
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management > Manajemen Produksi/Operasi |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi > Program Studi Manajemen |
| Depositing User: | Christina Adventia Otta |
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 04:55 |
| Last Modified: | 28 Jul 2026 04:55 |
| URI: | https://eprints.unitri.ac.id/id/eprint/241 |
