Kaba, SR (2025) Asuhan Keperawatan Gangguan Mobilitas Fisik pada Pasien Pasca Stroke dengan Pemberian Rom dan Terapi Akupresur di Raal Griya Asih Lawang. Sarjana thesis, Universitas Tribhuwana Tunggadewi.
COVER.pdf - Published Version
Download (577kB) | Preview
ABTRAK.pdf - Published Version
Download (297kB) | Preview
BAB I.pdf - Published Version
Download (238kB) | Preview
BAB II.pdf - Published Version
Download (494kB) | Preview
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (143kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (542kB)
BAB V.pdf - Published Version
Download (188kB) | Preview
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (281kB) | Preview
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (458kB) | Preview
TURNITIN.pdf - Published Version
Download (574kB) | Preview
Abstract
Stroke merupakan gangguan peredaran darah otak yang menyebabkan defisit neurologis mendadak akibat terjadinya iskemia maupun perdarahan serebral. Pada pasien pascastroke, salah satu masalah keperawatan yang paling sering muncul dan menjadi prioritas penatalaksanaan adalah gangguan mobilitas fisik (D.0054). Studi kasus ini bertujuan untuk mendeskripsikan asuhan keperawatan pada pasien pascastroke dengan gangguan mobilitas fisik melalui intervensi latihan Range of Motion (ROM) dan terapi akupresur di Griya Asih Lawang. Subjek penelitian terdiri dari tiga pasien pascastroke yang menunjukkan kelemahan pada ekstremitas serta penurunan kekuatan otot.
Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan fokus pada intervensi keperawatan berupa dukungan mobilisasi (I.05173). Sebelum pelaksanaan intervensi, ketiga pasien mengalami penurunan kekuatan otot dan keterbatasan rentang gerak. Tindakan akupresur diberikan dengan menstimulasi titik-titik meridian, antara lain SP6 (Sanyinjiao), LR3 (Taichong), LR2 (Xingjian), LI4 (Hegu), GB20 (Fengchi), KI3 (Taixi), dan ST36 (Zusanli), yang dilakukan dua kali sehari selama tiga hari. Intervensi tersebut dikombinasikan dengan latihan ROM untuk meningkatkan kemampuan gerak sendi dan stimulasi kekuatan otot.
Hasil intervensi menunjukkan adanya peningkatan kekuatan otot dari skala 2 menjadi 3 serta peningkatan rentang gerak pada seluruh pasien. Temuan ini mengindikasikan bahwa dukungan mobilisasi melalui ROM dan akupresur efektif dalam meningkatkan kemampuan fungsional pasien pascastroke. Selain itu, pasien dapat diarahkan untuk melakukan aktivitas ringan secara bertahap dengan pengawasan ketat guna mempertahankan kemampuan mobilitas dan mencegah komplikasi lebih lanjut.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing > Proses Keperawatan (Pengkajian, Diagnosis, Perencanaan, Implementasi, Evaluasi) |
| Divisions: | Fakultas Kesehatan > Program Studi Pendidikan Profesi Ners |
| Depositing User: | Christina Adventia Otta |
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 06:40 |
| Last Modified: | 05 Oct 2026 06:41 |
| URI: | https://eprints.unitri.ac.id/id/eprint/481 |
