Madinah, AN (2026) Prarancang Pabrik Sorbitol Dari Glukosa Dengan Proses Hidrogenasi Katalitik Kapasitas 30.472 Ton/Tahun. Sarjana thesis, Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang.
Cover.pdf - Published Version
Download (801kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (313kB)
Bab I.pdf - Published Version
Download (301kB)
Bab II.pdf - Published Version
Download (778kB)
Bab III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (454kB)
Bab IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (403kB)
Bab V.pdf - Published Version
Download (263kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (307kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (405kB)
Abstract
Sorbitol merupakan gula alkohol yang banyak digunakan dalam industri makanan, farmasi, kosmetik, dan kimia sebagai pemanis rendah kalori, humektan, serta bahan baku berbagai produk industri. Kebutuhan sorbitol di Indonesia terus meningkat, sementara sebagian kebutuhan masih dipenuhi melalui impor, sehingga diperlukan pembangunan pabrik sorbitol di dalam negeri.
Prarancangan pabrik ini bertujuan untuk merancang proses produksi sorbitol dari glukosa menggunakan metode hidrogenasi katalitik serta menganalisis kelayakan teknis dan ekonomi pendirian pabrik. Proses produksi sorbitol dilakukan melalui tiga tahap utama, yaitu tahap
pencampuran glukosa, tahap reaksi hidrogenasi katalitik di dalam reaktor gelembung dengan bantuan katalis raney nikel, dan tahap pemisahan serta pemurnian produk menggunakan centrifuge dan evaporator. Reaksi utama yang terjadi adalah reduksi glukosa dengan gas hidrogen menghasilkan sorbitol.
Pabrik dirancang dengan kapasitas produksi sebesar 30.472 ton/tahun dengan kebutuhan bahan baku utama berupa glukosa, hidrogen, katalis nikel, dan air. Proses hidrogenasi berlangsung pada suhu sekitar 135°C dengan konversi reaksi sebesar 97% sehingga menghasilkan sorbitol dengan kemurnian sekitar 85% setelah proses pemurnian.
Berdasarkan analisis ekonomi, pabrik ini memiliki Return on Investment (ROI) sebelum pajak sebesar 84% dan setelah pajak sebesar 78%, Pay Out Time (POT) sekitar 1,32 tahun, Break Even Point (BEP) sebesar 40,36%, serta Internal Rate of Return (IRR) sebesar 18,6%. Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa prarancangan pabrik sorbitol dari glukosa dengan proses hidrogenasi katalitik layak untuk didirikan dan dioperasikan secara industri
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TP Chemical Technology > Perancangan Pabrik |
| Divisions: | Fakultas Teknik dan Teknologi > Program Studi Teknik Kimia |
| Depositing User: | Ryka |
| Date Deposited: | 13 Oct 2026 03:27 |
| Last Modified: | 13 Oct 2026 03:27 |
| URI: | https://eprints.unitri.ac.id/id/eprint/557 |
