Kii, YI (2026) Implementasi Terapi Musik Terhadap Penurunan Tingkat Agitasi Pada Pasien Dengan Gangguan Psikososial di Wilayah Kerja Puskesmas Wagir. Sarjana thesis, Universitas Tribhuwana Tunggadewi.
Cover.pdf - Published Version
Download (579kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (239kB)
Bab I.pdf - Published Version
Download (361kB)
Bab II.pdf - Published Version
Download (419kB)
Bab III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (251kB)
Bab IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (473kB)
Bab V.pdf - Published Version
Download (32kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (151kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (699kB)
Abstract
Gangguan psikososial menyebabkan perubahan emosional dan perilaku yang signifikan dan berpotensi mengganggu proses penyembuhan pasien, kualitas interaksi sosial, serta beban kerja tenaga kesehatan di rumah sakit. Agitasi
ditandai dengan perilaku gelisah, mudah marah, meningkatnya intensitas respons terhadap rangsangan. Tujuan studi kasus untuk mengetahui implementasi terapi
musik terhadap penurunan tingkat agitasi pada pasien dengan gangguan psikososial di wilayah kerja puskesmas Wagir. Jumlah klien yang digunakan adalah sebanyak 3 orang, yaitu klien agitasi pada pasien dengan gangguan
psikososial di wilayah kerja puskesmas Wagir. Desain penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Masalah keperawatan yang diangkat adalah agitasi pada pasien dengan gangguan psikososial, dan terapi yang diberikan ada terapi musik. Sebelum diberikan tindakan terapi musik pasien mengatakan sulit mengontrol emosinya, pasien mengatakan saat emosinya muncul, melampiaskannya dengan marah-marah dan merusak barang-barang pasien terlihat gelisah, mondar-mandir dengan mengepalkan tangan, dan setelah diberikan tindakan terapi musik pasien
dapat terlihat lebih tenang, mampu mengontrol emosi, mampu menyampaikan apa yang ingin disampaikan tanpa marah. Hal ini terbukti bahwa terapi musik secara klinis terbukti efektif menurunkan tingkat agitasi, kecemasan, dan agresivitas, terutama pada pasien demensia, gangguan jiwa, dan perawatan intensif. Irama dan melodi yang menenangkan bekerja dengan menstimulasi sistem limbik otak untuk menekan hormon stres dan menciptakan respons fisiologis yang stabil. Peneliti selanjutnya dapat memberikan penanganan jiwa dan tindakan penerapan yang lebih aplikatif lagi dalam menangani pasien dengan agitasi.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing > Proses Keperawatan (Pengkajian, Diagnosis, Perencanaan, Implementasi, Evaluasi) |
| Divisions: | Fakultas Kesehatan > Program Studi Pendidikan Profesi Ners |
| Depositing User: | Ryka |
| Date Deposited: | 28 Oct 2026 02:54 |
| Last Modified: | 28 Oct 2026 02:54 |
| URI: | https://eprints.unitri.ac.id/id/eprint/658 |
