Gwijangge, S (2026) Gambaran Implementasi Keperawatan Pada Pasien Post Sectio Caesarea (Sc) Dengan Masalah Keperawatan Nyeri Akut Melalui Penerapan Terapi Kompres Hangat Di Ruang Flamboyan RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Sarjana thesis, Universitas Tribhuwana Tunggadewi.
Cover.pdf - Published Version
Download (553kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (124kB)
Bab I.pdf - Published Version
Download (131kB)
Bab II.pdf - Published Version
Download (274kB)
Bab III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (138kB)
Bab IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (236kB)
Bab V.pdf - Published Version
Download (123kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (135kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (514kB)
Abstract
Nyeri akut merupakan masalah keperawatan yang sering dialami pasien setelah sectio caesarea akibat kerusakan jaringan pada luka insisi operasi. Jika tidak ditangani dengan baik, nyeri dapat menghambat mobilisasi dini, mengganggu aktivitas sehari-hari, menurunkan kualitas istirahat, serta
memperlambat proses penyembuhan. Salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi nyeri adalah terapi kompres hangat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan asuhan keperawatan pada pasien post sectio caesarea dengan masalah nyeri akut melalui penerapan terapi kompres hangat di Ruang Flamboyan RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Penelitian menggunakan metode studi kasus
dengan melibatkan tiga partisipan yang memenuhi kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi keperawatan. Terapi kompres hangat diberikan menggunakan air bersuhu 37–
40°C selama 10–15 menit sesuai standar operasional, kemudian intensitas nyeri dievaluasi menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh partisipan mengalami penurunan intensitas nyeri
setelah diberikan terapi kompres hangat. Pasien juga tampak lebih rileks, ekspresi meringis berkurang, merasa lebih nyaman, dan mulai mampu melakukan mobilisasi dengan lebih baik. Dengan demikian, terapi kompres hangat dapat menjadi intervensi keperawatan nonfarmakologis pendamping untuk membantu mengurangi nyeri akut dan meningkatkan kenyamanan pasien post sectio caesarea.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing > Asuhan Keperawatan |
| Divisions: | Fakultas Kesehatan > Program Studi Pendidikan Profesi Ners |
| Depositing User: | Ryka |
| Date Deposited: | 28 Oct 2026 03:27 |
| Last Modified: | 28 Oct 2026 03:27 |
| URI: | https://eprints.unitri.ac.id/id/eprint/659 |
