Timur, MIL (2024) Penerapan Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika di SMP Immanuel Batu. Sarjana thesis, Universitas Tribhuwana Tunggadewi.
COVER.pdf - Published Version
Download (445kB)
ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (94kB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (197kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (490kB)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (431kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (973kB)
BAB V.pdf - Published Version
Download (86kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (86kB)
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Proses pendidikan dalam sistem pendidikan nasional bertujuan untuk mengembangkan potensi yang ada pada diri siswa, dengan kata lain membuat siswa menjadi aktif. Kenyataan di lapangan, saat kegiatan pembelajaran berlangsung sering dijumpai masalah kurangnya inisiatif siswa untuk bertanya dan acuh terhadap pembelajaran. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan siswa yang kurang produktif untuk mengembangkan potensi diri. Salah satu solusi yang bisa menjadi alternatif untuk mengatasi masalah tersebut yaitu dengan menggunakan model TGT (Teams Games Tournament) dalam pembelajaran. TGT merupakan salah satu bentuk pembelajaran berkelompok yang mampu meningkatkan prestasi akademik murid, saling membantu dan saling ketergantungan. Aktivitas belajar dengan permainan yang dirancang dalam pembelajaran kooperatif model TGT memungkinkan murid dapat belajar lebih rileks disamping menumbuhkan tanggung jawab, kerjasama, persaingan sehat dan keterlibatan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model TGT pada materi aljabar dan mengetahui hasil belajar siswa setelah penerapan model TGT). Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 3 pertemuan. Hasil belajar siswa SMP Imanuel Batu dari pada siklus I yaitu 64,5 % atau 20 siswa dari 31 siswa mendapatkan nilai diatas KKM (70). Hasil observasi guru pada siklus I 92,5% adalah dalam kategori sangat baik dan hasil observasi siswa 70% masuk pada kategori baik. Dari hasil diatas perlu dilakukan siklus II karena kriteria penelitian tidak tercapai yaitu 75% siswa memenuhi KKM. Sedangkan hasil belajar pada siklus II yaitu 80,6% atau 25 siswa dari 31 siswa memenuhi KKM. Hasil observasi aktivitas guru pada siklus II 97,5% pada kategori sangat baik dan hasil observasi siswa pada siklus II 85% pada kategori baik. Sehingga siklus II dikatakan berhasil karena memenuhi kriteria penelitian.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > Pendidikan Matematika > Model Pembelajaran L Education > Pendidikan Matematika > Matematika Tingkat Kelas L Education > Pendidikan Matematika > Studi dan Pengajaran |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan > Program Studi Pendidikan Matematika |
| Depositing User: | Christina Adventia Otta |
| Date Deposited: | 24 Jul 2026 07:59 |
| Last Modified: | 24 Jul 2026 07:59 |
| URI: | https://eprints.unitri.ac.id/id/eprint/232 |
