Wahyuti, MD (2026) Hubungan Antara Mekanisme Koping dengan Tingkat Kecemasan pada Pasien Gagal Ginjal Kronik dengan Hemodialisa. Skripsi, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Sarjana thesis, Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang.
Cover.pdf - Published Version
Download (693kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (282kB)
Bab I.pdf - Published Version
Download (249kB)
Bab II.pdf - Published Version
Download (314kB)
Bab III.pdf - Published Version
Download (155kB)
Bab IV.pdf - Published Version
Download (414kB)
Bab V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (233kB)
Bab VI.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (247kB)
Bab VII.pdf - Published Version
Download (157kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (310kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (1MB)
Jurnal.pdf - Published Version
Download (454kB)
Abstract
Pasien gagal ginjal kronik sering mengalami berbagai permasalahan psikologis, seperti kecemasan, depresi, perubahan peran sosial, serta ketidakpastian terhadap
kondisi dan masa depan. Pada tahap akhir penyakit gagal ginjal kronik, terapi hemodialisis menjadi pilihan utama untuk membantu mengeluarkan sisa metabolisme dan kelebihan cairan tubuh sehingga kualitas hidup pasien dapat
dipertahankan. Kondisi ini menuntut pasien untuk memiliki mekanisme koping yang adekuat agar mampu beradaptasi dengan penyakit kronis serta proses pengobatan yang harus dijalani secara rutin. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui hubungan antara mekanisme koping dengan tingkat kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RSUD Mardi Waluyo
Blitar. Penelitian menggunakan desain korelasional dengan pendekatan potong lintang. Populasi penelitian berjumlah 100 pasien gagal ginjal kronik, dengan jumlah sampel sebanyak 51 responden yang dipilih menggunakan teknik
nonprobability sampling melalui metode consecutive sampling. Mekanisme koping diukur menggunakan kuesioner Brief COPE, sedangkan tingkat kecemasan dinilai
menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman Rank dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 45,1% responden mengalami kecemasan berat dan 62,7% menggunakan mekanisme koping maladaptif. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dan sangat kuat antara
mekanisme koping dan tingkat kecemasan dengan nilai p sebesar 0,000 dan koefisien korelasi sebesar 0,855.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing > Pelayanan Instensif |
| Divisions: | Fakultas Kesehatan > Program Studi Keperawatan |
| Depositing User: | Ryka |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 02:24 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 02:24 |
| URI: | https://eprints.unitri.ac.id/id/eprint/316 |
