Arvani, KD (2026) Perilaku Lingkungan pada Kelompok Pengguna Remaja terhadap Taman Bunga Merjosari Kota Malang. Sarjana thesis, Universitas Tribhuwana Tunggadewi.
COVER.pdf - Published Version
Download (883kB)
ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (47kB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (184kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (758kB)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (772kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (5MB)
BAB V.pdf - Published Version
Download (90kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (105kB)
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (842kB)
Abstract
Ruang terbuka publik memiliki peranan penting sebagai tempat masyarakat berinteraksi, bersosialisasi, serta melakukan berbagai aktivitas rekreatif. Salah satu ruang terbuka publik di Kota Malang yang cukup populer adalah Taman Bunga Merjosari, yang banyak dimanfaatkan oleh kalangan remaja. Remaja sebagai kelompok usia dengan tingkat mobilitas dan kebutuhan sosial tinggi membutuhkan ruang publik yang mendukung kegiatan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola perilaku lingkungan kelompok remaja dalam memanfaatkan taman, menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi aktivitas mereka, serta memberikan rekomendasi desain taman yang lebih ramah terhadap pengguna remaja.
Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Analisis perilaku dilakukan menggunakan pendekatan Place Centered Mapping dan Person Centered Mapping untuk melihat pola aktivitas dan interaksi remaja di dalam taman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku remaja terbagi ke dalam dua kategori, yaitu perilaku aktif (seperti berjalan, berolahraga, dan bermain) dan perilaku pasif (seperti duduk, berbincang, dan menggunakan gawai). Aktivitas tertinggi terjadi pada sore hari dan akhir pekan. Faktor pendorong (push factor) meliputi lokasi yang strategis, fasilitas yang lengkap, serta kenyamanan dan estetika taman, sedangkan faktor penghambat (pull factor) antara lain kurangnya pencahayaan malam hari, minimnya pengawasan, serta kondisi jalur pedestrian yang kurang memadai.
Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa desain lanskap taman memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku remaja dalam memanfaatkan ruang publik. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pada fasilitas penunjang seperti area duduk, pencahayaan, serta ruang interaksi yang lebih fleksibel agar taman dapat menjadi ruang terbuka yang aman, nyaman, dan inklusif bagi remaja di Kota Malang.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknik dan Teknologi > Program Studi Arsitektur Lanskap |
| Depositing User: | Christina Adventia Otta |
| Date Deposited: | 27 Feb 2026 06:14 |
| Last Modified: | 27 Feb 2026 06:14 |
| URI: | https://eprints.unitri.ac.id/id/eprint/42 |
