Tanggela, AM (2026) Strategi Pengembangan Usaha Peternakan Sapi Perah Menggunakan Bisnis Model Canvas (Bmc) di CV Ef Growfarm Indonesia Kabupaten Pasuruan. Sarjana thesis, Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang.
Cover.pdf - Published Version
Download (564kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (35kB)
Bab I.pdf - Published Version
Download (50kB)
Bab II.pdf - Published Version
Download (185kB)
Bab III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (38kB)
Bab IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (241kB)
Bab V.pdf - Published Version
Download (31kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (184kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (789kB)
Turnitin.pdf - Published Version
Download (766kB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan model bisnis pada usaha peternakan sapi perah agar mampu meningkatkan nilai tambah produk,
memperluas pasar, serta menjaga keberlanjutan usaha peternakan. EF GrowFarm Indonesia merupakan usaha peternakan sapi perah yang tidak hanya memproduksi
susu segar, tetapi juga mengembangkan berbagai produk olahan susu untuk meningkatkan nilai ekonomi hasil peternakan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model bisnis EF GrowFarm Indonesia menggunakan pendekatan Business Model Canvas (BMC) serta merumuskan strategi pengembangan usaha berdasarkan hasil analisis model bisnis tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek
penelitian adalah pengelola usaha EF GrowFarm Indonesia. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan memetakan hasil temuan penelitian ke dalam sembilan elemen Business Model Canvas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa EF GrowFarm Indonesia memiliki kapasitas produksi susu sekitar 300 liter per hari, atau sekitar 9.000 liter per bulan dan 108.000 liter per tahun pada tahun 2026. Sumber pendapatan utama berasal dari penjualan susu segar dengan tambahan pendapatan dari produk olahan seperti yoghurt, stik susu, permen susu, kosmetik, dan susu pasteurisasi. Hasil analisis
Business Model Canvas menunjukkan bahwa model bisnis EF GrowFarm Indonesia telah mencakup sembilan elemen utama yang saling terintegrasi, meliputi kemitraan dengan koperasi susu dan dinas peternakan, aktivitas utama
berupa pemeliharaan sapi perah hingga pemasaran produk, serta sumber daya yang mendukung produksi. Namun demikian, masih terdapat beberapa kelemahan
seperti keterbatasan segmen pasar dan belum optimalnya pemasaran digital. Oleh karena itu, strategi pengembangan usaha yang dapat dilakukan adalah memperluas
pasar, meningkatkan pemasaran digital, mengembangkan inovasi produk olahan, memperkuat hubungan pelanggan, serta meningkatkan efisiensi biaya produksi terutama pada komponen pakan ternak guna mendukung keberlanjutan usaha peternakan sapi perah.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > SF Animal Culture > Produksi dan Budidaya Ternak S Agriculture > SF Animal Culture > Sosial-Ekonomi dan Bisnis Peternakan S Agriculture > SF Animal Culture > Produksi dan Budidaya Ternak > Ternak Ruminansia Besar |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Program Studi Peternakan |
| Depositing User: | Ryka |
| Date Deposited: | 17 Sep 2026 02:30 |
| Last Modified: | 17 Sep 2026 02:30 |
| URI: | https://eprints.unitri.ac.id/id/eprint/420 |
