Mulyono, E (2026) Analisis Faktor–Faktor yang Mempengaruhi Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap Pekerja Konstruksi pada Proyek Pembangunan Rumah Susun 3 Lantai Unitri, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Sarjana thesis, Universitas Tribhuwana Tunggadewi.
COVER.pdf - Published Version
Download (816kB)
ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (49kB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (422kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (1MB)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (929kB)
BAB V.pdf - Published Version
Download (144kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (107kB)
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penerapan prosedur keselamatan di kalangan pekerja konstruksi pada proyek pembangunan Rumah Susun 3 Lantai UNITRI di Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tingginya risiko kecelakaan kerja di sektor konstruksi, sehingga diperlukan penguatan sistem pengelolaan keselamatan untuk melindungi tenaga kerja.
Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif, dengan teknik pengambilan sampel proportionate stratified random sampling terhadap 26 responden yang terdiri dari pekerja konstruksi, mandor, dan pengawas proyek. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan kuesioner dengan skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor manusia, faktor teknis, dan faktor lingkungan kerja secara bersamaan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap penerapan prosedur keselamatan di proyek. Faktor teknis, yang mencakup ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) dan kondisi peralatan kerja, menjadi faktor paling dominan dalam keberhasilan pelaksanaan prosedur keselamatan di lapangan. Meskipun penerapan prosedur ini secara keseluruhan tergolong baik, penelitian menemukan adanya ketidakkonsistenan dalam penggunaan APD oleh sebagian pekerja akibat kurangnya pengawasan dan budaya keselamatan yang belum optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan fasilitas teknis dan peningkatan pengawasan manajerial sangat penting untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja dan meningkatkan efektivitas penerapan prosedur keselamatan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > Manajemen Konstruksi |
| Divisions: | Fakultas Teknik dan Teknologi > Program Studi Teknik Sipil |
| Depositing User: | Christina Adventia Otta |
| Date Deposited: | 04 Mar 2026 06:19 |
| Last Modified: | 04 Mar 2026 06:19 |
| URI: | https://eprints.unitri.ac.id/id/eprint/52 |
