Tana, GP (2026) Pengaruh Kecerdasan Emosional Dan Resiliensi Kerja Terhadap Burnout Karyawan di PT Cita Intrans Selaras Merjosari Kota Malang. Sarjana thesis, Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang.
Cover.pdf - Published Version
Download (703kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (220kB)
Bab I.pdf - Published Version
Download (358kB)
Bab II.pdf - Published Version
Download (384kB)
Bab III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (452kB)
Bab IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (538kB)
Bab V.pdf - Published Version
Download (218kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (345kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tuntutan kerja yang berpotensi menimbulkan stres berkepanjangan dan menyebabkan burnout pada karyawan. Burnout merupakan kondisi kelelahan emosional, depersonalisasi, serta penurunan pencapaian diri yang dapat berdampak pada menurunnya kinerja. Dalam upaya mengurangi burnout, faktor internal seperti kecerdasan emosional dan resiliensi kerja dianggap memiliki peran penting dalam membantu individu mengelola tekanan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecerdasan emosional dan resiliensi kerja terhadap burnout karyawan di PT Cita Intrans Selaras Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Cita Intrans Selaras sebanyak 40 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, serta analisis regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional tidak berpengaruh signifikan terhadap burnout karyawan dengan nilai signifikansi sebesar 0,370 > 0,05. Resiliensi kerja juga tidak berpengaruh signifikan terhadap burnout dengan nilai signifikansi sebesar 0,090 > 0,05. Secara simultan, kecerdasan emosional dan resiliensi kerja hanya memberikan kontribusi sebesar 8,4% terhadap burnout karyawan, sedangkan sisanya sebesar 91,6% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kecerdasan emosional dan resiliensi kerja bukan merupakan faktor utama yang memengaruhi burnout karyawan di PT Cita Intrans Selaras. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk lebih memperhatikan faktor lain seperti beban kerja, lingkungan kerja, dan stres kerja dalam upaya mengurangi burnout karyawan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > Managemen > HD28 Management. Industrial Management > Organisasi Menejemen |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi > Program Studi Manajemen |
| Depositing User: | Ryka |
| Date Deposited: | 20 Oct 2026 03:31 |
| Last Modified: | 20 Oct 2026 03:31 |
| URI: | https://eprints.unitri.ac.id/id/eprint/614 |
