Kedang, COL (2025) Representasi Cinta Diri Dan Keresahaan Emosional Anak Muda Dalam Lirik Lagu “Mata Air” Oleh Hindia Ft Natasha Udu & Kamga. Sarjana thesis, Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang.
Cover.pdf - Published Version
Download (717kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (317kB)
Bab I.pdf - Published Version
Download (492kB)
Bab II.pdf - Published Version
Download (524kB)
Bab III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (637kB)
Bab IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (627kB)
Bab V.pdf - Published Version
Download (300kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (930kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (425kB)
Jurnal.pdf - Published Version
Download (400kB)
Abstract
Hindia merupakan nama panggung dari seorang musisi Indonesia Bernama Daniel Baskara Putra, yang dikenal melalui lirik reflektif sarat makna sosial dan emosional. Lagu “Mata Air” menggambarkan perjalanan batin seseorang dalam menghadapi tekanan hidup, proses penerimaan diri, serta pentingnya mencintai diri sendiri sebelum mencintai orang lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan memahami representasi cinta diri dan keresahan emosional anak muda dalam lirik lagu “Mata Air” karya Hindia ft. Natasha Udu & Kamga.
Manfaat penelitian diarahkan untuk memperdalam pemahaman mengenai representasi cinta diri dan keresahan emosional melalui semiotika Ferdinand de Saussure. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan semiotika Saussure, teori representasi Stuart Hall, dan psikologi musik. Objek penelitian berfokus pada representasi cinta diri dan keresahan emosional anak muda. Fokus penelitian menggunakan analisis semiotika Ferdinand De Saussure. Menggunakan sumber data primer dan data sekunder. Data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap lirik lagu dari platform digital seperti YouTube dan Spotify, dengan keabsahan data dijaga melalui triangulasi teori dan sumber.
Hasil analisis semiotika Saussure menunjukkan bahwa lirik “cintai diri sendiri hari ini” melambangkan cinta diri dan penerimaan diri, sedangkan lirik “menghabiskan gaji untuk diriku sendiri” merepresentasikan bentuk escapism dari keresahan emosional anak muda. Berdasarkan teori representasi Stuart Hall, ditemukan tiga posisi pemaknaan, yaitu: dominant-hegemonic reading (pendengar menerima pesan Hindia tentang berdamai dengan diri), negotiated reading (pendengar menyesuaikan makna sesuai pengalaman pribadi), dan oppositional reading (pendengar menolak makna tersebut sebagai bentuk individualisme emosional). Sementara itu, dalam perspektif psikologi musik, lagu ini berfungsi sebagai media reflektif dan terapeutik; tempo lambat, harmoni vokal lembut, serta lirik seperti “Rayakan perasaanmu sebagai manusia” menciptakan suasana introspektif yang menenangkan, merepresentasikan proses penyembuhan batin dan penerimaan diri
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > Ilmu Komunikasi > Budaya |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Ryka |
| Date Deposited: | 24 Jul 2026 02:16 |
| Last Modified: | 24 Jul 2026 02:16 |
| URI: | https://eprints.unitri.ac.id/id/eprint/227 |
