Margun, G (2026) Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik di Inspektorat Kota Batu. Sarjana thesis, Universitas Tribhuwana Tunggadewi.
Cover.pdf - Published Version
Download (658kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (293kB)
Bab I.pdf - Published Version
Download (221kB)
Bab II.pdf - Published Version
Download (304kB)
Bab III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (279kB)
Bab IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Bab V.pdf - Published Version
Download (195kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (184kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Manajemen sumber daya manusia merupakan unsur penting dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan Pemerintahan dan Pelayanan publik, namun dalam pelaksanaanya masih menghadapi kendala seperti belum optimalnya implementasi sistem penilaian kinerja, keterbatasan anggaran pengembangan kompetensi, serta keterbatasan kewenangan daerah dalam pemenuhan kebutuhan pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen sumber daya manusia sektor publik di Inspektorat Kota Batu serta mengidentifikasi faktor- faktor pendukung dan faktor–faktor penghambat dalam pelaksananya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dalam pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menunjukan bahwa manajemen sumber daya sektor publik di Inspektorat Kota Batu telah berjalan dengan baik. Menurut Nur Izzatti Yufrianti Hartoko dan Sri Pudjiasturi, pelaksanaan manajemen sumber daya manusia telah memenuhi indikator rekrutmen, seleksi, pelatihan dan pengembangan, serta penilaian kinerja dan kompensasi, namun masih perlu peningkatan pada beberapa aspek. Faktor pendukung meliputi regulasi yang jelas, penerapan sistem merit, komitmen
pimpinan, pemanfaatan teknologi informasi melalui e-kinerja, dan program pelatihan dan pengembangan kompetensi, sedangkan faktor penghambat meliputi
belum optimalnya implementasi sistem penilaian kinerja, keterbatasan anggaran pengembangan kompetensi, keterbatasan kewenangan daerah dalam pemenuhan
kebutuhan pegawai. Oleh karena itu, disarankan peningkatan perencanaan kebutuhan pegawai, optimalisasi sistem penilaian kinerja, penguatan pengembangan kompetensi, dan dukungan anggaran yang memadai agar
pelaksanaan pengelolaan sumber daya manusia berjalan lebih efektif, profesional, dan mampu meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > Administrasi Publik > Menejemen Sumber daya Manusia |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Administrasi Publik |
| Depositing User: | Ryka |
| Date Deposited: | 30 Oct 2026 06:36 |
| Last Modified: | 30 Oct 2026 06:36 |
| URI: | https://eprints.unitri.ac.id/id/eprint/680 |
