Tida, NK (2026) Karakteristik Mie Kering dari Tepung Kulit Ari Kedelai dan Analisis Kelayakan Usaha. Sarjana thesis, Universitas Tribhuwana Tunggadewi.
COVER.pdf - Published Version
Download (654kB)
ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (60kB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (155kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (607kB)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (291kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (720kB)
BAB V.pdf - Published Version
Download (52kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (164kB)
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (1MB)
TURNITIN.pdf - Published Version
Download (720kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan kulit ari biji kedelai, limbah industri pembuatan tempe, sebagai bahan baku pembuatan mie yang kaya akan serat dan nutrisi. Kulit ari kedelai memiliki kandungan protein 14,45%, lemak 3,04%, abu 3,15%, serat kasar 47,01%, dan energi metabolis 3060,48 kkal/kg. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan mutu produk mie dan mendukung program pemerintah tentang fortifikasi pangan dengan menggunakan bahan pangan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan kimia dan sifat fungsional mie yang dibuat dari tepung kulit ari kedelai, serta menganalisis kelayakan usaha produksi mie kulit ari kedelai. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi tentang potensi kulit ari kedelai sebagai bahan baku pembuatan mie yang sehat dan bernilai ekonomi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan 5 taraf perlakuan substitusi tepung terigu dengan tepung kulit ari kedelai, yaitu: P0: 0% (tanpa substitusi). P1: 5%, P2: 10%, P3: 15%, P4: 20%, P5: 25%. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali, sehingga total percobaan adalah 5 taraf x 3 ulangan = 15 percobaan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung kulit ari kedelai terhadap kualitas mie kering. Usaha produksi mi kering dari tepung kulit ari kedelai dengan substitusi 10% tepung kulit ari kedelai dan 90% tepung terigu memiliki potensi yang layak untuk diusahakan. Dengan kapasitas produksi 875 kemasan/bulan (10.500 kg/tahun), biaya produksi Rp 103.212.000/tahun, dan harga jual Rp 18.800/kemasan, usaha ini dapat menghasilkan keuntungan bersih Rp 5.700/kemasan. Indikator Kelayakan:BEP Harga: Rp 79.476.780/tahun. BEP Unit: 4.369 kemasan/tahun. RCR: 1,91 (layak karena > 1) yang menunjukan layak diproduksi.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > Tehnik Industri Pertanian S Agriculture > Tehnik Industri Pertanian > Teknologi Proses Hasil Pertanian |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Program Studi Teknologi Industri Pertanian |
| Depositing User: | Christina Adventia Otta |
| Date Deposited: | 16 Apr 2026 07:18 |
| Last Modified: | 16 Apr 2026 07:18 |
| URI: | https://eprints.unitri.ac.id/id/eprint/83 |
