Angelina, C (2025) Strategi Guru dalam Pewarisan Kearifan Lokal pada Pembelajaran Tematik Di Sd Negeri 1 Landungsari Kabupaten Malang. Sarjana thesis, Universitas Tribhuwana Tunggadewi.
COVER.pdf - Published Version
Download (1MB)
ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (579kB)
BAB I.pdf - Accepted Version
Download (607kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (647kB)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (536kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (861kB)
BAB V.pdf
Download (478kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (582kB)
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (482kB)
TURNITIN.pdf - Published Version
Download (953kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi guru dalam pewarisan kearifan lokal melalui pembelajaran tematik di SD Negeri 1 Landungsari Kabupaten Malang. Kearifan lokal sebagai manifestasi nilai budaya tradisional dinilai penting untuk ditanamkan sejak dini dalam dunia pendidikan dasar. Guru memiliki peran strategis sebagai agen pewarisan budaya yang dapat mengintegrasikan konten lokal ke dalam tema pembelajaran nasional, guna memperkuat identitas budaya dan karakter peserta didik.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi kelas, wawancara semi-terstruktur dengan guru, serta dokumentasi aktivitas pembelajaran. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data diperkuat dengan triangulasi sumber dan teknik, sehingga informasi yang diperoleh merepresentasikan praktik nyata yang terjadi di lapangan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengimplementasikan strategi kontekstual, integratif, dan kolaboratif dalam proses pembelajaran. Tema-tema pembelajaran dikaitkan secara langsung dengan praktik budaya lokal, seperti kesenian daerah, tradisi lisan, dan praktik sosial komunitas. Guru juga berinovasi dalam penyusunan materi ajar berbasis budaya lokal dan melibatkan tokoh masyarakat sebagai sumber belajar. Strategi ini berhasil meningkatkan antusiasme siswa, memperdalam pemahaman budaya, dan memperkuat kecintaan terhadap warisan tradisi lokal.
Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa pewarisan kearifan lokal melalui pembelajaran tematik hanya dapat berjalan efektif apabila didukung oleh kreativitas guru, fleksibilitas kurikulum, serta kemitraan yang kuat antara sekolah, keluarga, dan komunitas. Temuan ini merekomendasikan pentingnya pelatihan guru tentang pendidikan berbasis budaya dan penguatan kebijakan sekolah dalam mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal secara sistemik dan berkelanjuta
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > Pendidikan Guru Sekolah Dasar > Kurikulum & Pembelajaran L Education > Pendidikan Guru Sekolah Dasar > Pendidikan Karakter & Nilai |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan > Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar |
| Depositing User: | Christina Adventia Otta |
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 03:52 |
| Last Modified: | 09 Jul 2026 03:59 |
| URI: | https://eprints.unitri.ac.id/id/eprint/184 |
